Archive for the ‘Uncategorized’ Category

h1

New Collections : Gelang Antik, Cantik Sirkon & Gelang Keroncong

July 21, 2009

Mau ? sms ke 0815 – 11 553 553 or send me an email to mydskom@yahoo.co.id  Tell me your choices!

h1

Hit

June 1, 2009

Blog ini sudah lama ggk gw update. Hampir 1.5 tahun. TerakhirGue update  bulan Jan 2008 saat Soeharto meninggal, sebelum gue pindah ke tempat kerja yang baru.  Tetapi sekali-sekali gue masih sempat intip. Ternyata blog gue ini statistik hit pengunjungnya lumayan per harinya. Rata2 di atas 100 hits. Yang paling banyak adalah yang bertanya dan meminta dibuatkan desain  rumah. Perlu diluruskan bahwa gue bukanlah seorang arsitek tapi kebetulan senang corat-coret. 

Kerjaan Gue sebenarnya Developer System di sebuah bank.  Meng-automasi sebuah system biar kerjaan menjadi lebih mudah. Kalo minta buatkan program sih bisa aku bantuin. Terserah mau Program Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Program akuntansi, Point of Sale,  Billing System,  dan lain2-lainnya.  Untuk Lokal Area Network (LAN) atau pun untuk Stand Alone.  Pengalaman gue +/- 17 tahun di dunia programming.  7 Tahun memelototin Neraca dan Laba/Rugi menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi gue. Kalo ada yang kesulitan tentang jurnal akuntansinya, mudah-mudahan gue bisa bantu.

Mohon maaf ya buat rekan2 yang telah mintakan desain rumah, karena keterbatasan waktu, permintaannya tidak bisa gw penuhi. Sekali lagi maaf. Terima kasih atas atensi-nya telah berkunjung ke site tempat gw curhat macem2 ini.

ini statistik blog gue  :

Satistik Pengunjung Blog Gue

Satistik Pengunjung Blog Gue

h1

Selamat! Riau Propinsi Nomor 1 Paling Korup di Indonesia…

November 21, 2007

Menurut radio El-Shinta, Riau adalah propinsi no 1 paling korup di Indonesia. Saya sebagai orang Riau, ikut mengucapkan selamat. Yah selamat, karena dengan cara begitu Riau bisa diangkat dan dikenal namanya. Tidak heran kemudian Walikota Pekanbaru (ibukota Propinsi Riau) juga punya ide konyol untuk menaikkan harga pembuatan KTP warga sampai Rp. 400 ribu dengan alasan untuk membendung pendatang dari luar. Halah! Banyak jalan ke roma bikin “proyek”!.

 

Note : Berita soal KTP yang 400 ribuan diperoleh dari detik.com beberapa hari lalu.

h1

Innalilahi wainailaihi rojiun

July 9, 2007

Setelah sakit sejak februari lalu. Jumat siang 6 Juli 2007 Mak Adang di bawa ke RSCM. Tapi malamnya sekitar jam 22.30 dia berpulang. Meski sudah dibantu alat pacu jantung selama lebih kurang 20 menit, nyawanya tidak tertolong. Dia berpulang dalam usia 64 tahun 7 bulan 6 hari.

Mak Adang
Hasan Basri bin Darwis
Lahir: Pariaman, 30 Nov 1942
Wafat : Jakarta, 6 Juli 2007
dikebumikan di Kawi-Kawi,
Jakarta Pusat

h1

daun kelor

June 26, 2007

dunia ini tak selebar daun kelor…
kiasan itu akrab ditelinga.
tapi,
“daun kelor itu seperti apa?”
sampai detik ini belum liat!

h1

taksi

June 26, 2007

ketikaku berharap
kau tak muncul
kau menjauh
kau penuh
pegal menunggu
ketika kudapat yang ala kadar
kau muncul bertubi-tubi…

taksi sialan!

h1

Bad News Always….

June 14, 2007

Bete juga kalo sering-sering lihat berita. Tidak ada kabar yang bagus disampaikan. Beritanya selalu buruk. Korupsi, pembunuhan, perampokan, kecelakaan, bencana, bentrokan, amuk massa karena kalah PilKadal,  tembak2an, arogansi aparat, sengketa tanah (BPN tanggung jawabmu mana?),  Napi (untuk kesekian kalinya) lari, sinetron-sinetron norak dan ggak masuk akal.

 

 

Atau memang beginilah gambaran bangsa ini. Terlalu banyak hal yang buruk dilakukan bangsa ini, sehingga ketika era kebebasan pers masuk semua boroknya menjadi telanjang dan baunya menusuk hidung!? Berita-berita baik terlindas oleh berita-berita buruk.

 

Atau memang kita2 ini tidak berbakat sebagai suatu bangsa. Bangsa yang tidak beridentitas. Bangsa yang kata seorang tokoh terancam gagal. Bangsa yang pejabatnya tidak malu-malu lagi untuk lepas tanggung jawab dan gemar korupsi alias duit oriented. Bangsa yang pemimpinnya tidak jelas mengerjakan apa kecuali bikin kaya diri sendiri dan keluarga?

Apakah pemimpin negara ini punya visi? Kelihatannya kok enggak yah. Bangsa ini tidak jelas mau diarahkan kemana. Kebijakan-kebijakan penggede itu sering malah menyengsarakan rakyat. Lihat lah betapa sekolah semakin mahal. Minyak tanah juga mahal. Mau beli beras juga mahal, sehingga ada yang harus mengganti berasnya sama tiwul alias nasi bekas. Pasar tradisional dimusnahkan,  diganti dengan mal yang harga per meternya mencekik leher. Kaki lima diberangus bukan dicarikan solusi. Hutan digunduli, ketika banjir ggak ada yang ngaku tanggung jawab (seharusnya tangkap tuh siapa yang kasih ijin). Sawah-sawah  jadi real estate sehingga selalu punya alasan untuk impor beras.

Sekarang pemerintah malah mau melirik PLTN. Ngurus si Lusi (Lumpur Sidoarjo) aja ggak becus, kok malah merasa mampu bermain-main dengan nuklir? 3 Negara maju di Eropa sana saja sudah mau meninggalkan teknologi itu, kok kita bernai-beraninya meliriknya?. Lirikan yang aneh ….dan seandainya someday teknologi  itu jadi dibangun di Gunung Muria sana, maka itu sungguh keputusan yang dodol.

Ntar kalo bocor malah ngacir dari tanggung jawab dan rakyat dibiarkan menikmati kesengsaraannya.